Friday, March 6, 2020

Tentang Qur'an Camp

Tags

*Tentang Qur'an Camp di alam terbuka bersama Ikhwan-akhwat* ⛺🏕
Oleh: Heri Al-Fatih
====
Pagi ini ada teman yang nanya,
"bagaimana tanggapan ustadz ttg qur'an camp yang melibatkan ikhwan-akhwat"?
****

1. Quran Camp adalah sebuah kegiatan baik untuk mentadabburi dan menghafal Al Quran yang dilakukan ditempat alam terbuka. Biasanya disertai kegiatan-kegiatan tambahan seperti Outbond, Games, Olahraga dan Foto bersama.

Jika kegiatan Quran Camp ini hanya diikuti oleh peserta Ikhwan (laki-laki) maka tentu sangat bagus. Tidak akan fitnah yang ditimbulkan. Tapi jadi berbeda jika melibatkan akhwat (perempuan). Ada fitnah yang akn ditimbulkan. Apa saja? Baca selanjutnya.

2. Sebelum mengikuti kegiatan Quran Camp, maka ada beberapa hal yang Anda harus cari tahu, kaji faktanya  seperti apa nantinya jika sudah dilokasi?

Apakah dilokasi Quran Camp disediakan tempat mnginap yang terpisah antar ikhwan-akhwat?

Bagaimana dengan Kamar mandinya, apakah terpisah dan aman dari pandangan orang luar?

Nanti saat Outbond & games, apakah terpisah atau ikhtilath (campur baur)?

Saat olahraga dan foto bersama apalah ikhtilath atau terpisah?

3. Saya pernah Camp bersama teman2 di Komunitas Yuk Ngaji Makassar. Pesertanya Ikhwan semua. Tanpa akhwat. Lokasinya di Pesantren Alam Indonesia.

Kami pasang tenda ditengah lapangan pas di tepi gunung. Suasana alamnya memang sangat indah. Tapi, yang jadi masalah saat akan buang air. Toilet lumayan jauh dari tenda. Harus berjalan sekitar 500 meter.

Krna kami semua ikhwan, maka untuk buang air kecil cukup cari tempat yang aman, berjalan sekitar 15 meter sambil bawa air satu botol sudah selesai. Tanpa ada kekhawatiran.

Yang terpikir bagi saya saat itu, bagaimana klo ada peserta akhwat. Siapa yang bisa jamin keamanan mereka?

Akhwat itu beda dgn ikhwan. Ada banyak aurat yang harus mereka jaga. Sebab itulah, Allah Swt..melarang perempuan untuk keluar rumah tanpa ada hajat syar'i.
Lihat QS.33 ayat 33.

4. Jika kegiatan Quran Camp dilakukan oleh ikhwan-akhwat terpisah, maksudnya tempat nginapnya terpisah, jaraknya sekitar 200 meter gitu😇,  kamar mandinya terpisah, masak-masaknya terpisah, Outbond, games dan Olahraganya terpisah dan ada Ustadz-Ustadzah yang sudah menikah ikut membina, maka insyaaAllah boleh saja.

5. Tapi, jika Quran Camp ikhwan-akhwat campur baur. Tempat nginap/tendanya berdekatan ikhwan-akhwat, acara masak dan makan bersama bercampur baur,  Outbond, Games, olahraga  dan foto bersama dilakukan bercampur baur maka semua itu hukumnya HARAM. Jauhi kegiatan yang seperti itu.!!!

6. Jika niat Anda benar untuk mengkaji, mentadabburi dan menghafal Al Quran, maka lakukanlah dengan cara-cara yang Allah ridhoi. Jangan sampai demi mencari keseruan semata, hanya karna ingin suasana belajar terasa indah, sejuk, tapi justru melanggar banyak syariat Allah.

7.  Quran Camp dengan peserta Ikhwan-Akhwat, nginap di tempat terbuka, tanggapan saya, hal tersebut *TIDAK SEHARUNYA DIIKUTI OLEH AKHWAT.* Sangat rawan. Ketika sudah dilokasi, maka sangat sulit utk menjaga diri. Belum lagi saat memasak, makan, Outbond, games dan olahraga bercampur baur.
Sangat jauh dari nilai-nilai Qur'ani.

8. Seorang muslimah atau akhwat yang benar-benar ingin menjaga kemuliaan dan kehormatan dirinya, ingin taat kepada Allah, maka dia tidak ikut kegiatan-kegiatan yang bercampur baur dengan ikhwan-akhwat.
Justru dia akan menjauhi kegiatan2 seperti itu, meskipun dilakukan atas nama dakwah dan Al-Quran. Begitu pun dengan seorang ikhwan yang punya prinsip untuk taat kepada Allah dalam segala hal, dia pun akn menjauhkan diri dari kegiatan seprti itu.

9. Nasihat ini saya sampaikan karena aku mencintai kalian karena Allah. Oy, saya sengaja tidak mencantumkan banyak dalil dalam tulisan ini, agar tidak terlalu panjang.

Allahu a'lam
✒________
saudaramu
Heri Al-Fatih
081245991875

📲buat tmn2 yg ingin diskusi/tanya jawab, silahkan dikrim ke no diatas.

Nb: akan dibalas jika tidak sibuk.



EmoticonEmoticon