Tiktok dan rasa malu
@herialfatih1453
=======
Tentu sebuah kesyukuran bila seorang wanita telah berhijab. Bahkan meski belum syar'i, tetap saja harus kita dukung agar dia menyempurnakan hijabnya. Krna yang namanya kebaikan, sekecil apa pun harus kita bela, harus kita support. Dan hijrah itu butuh proses. Bener? Iyakan saja biar cepet.
Namun, tentu kita tidak boleh mendiamkan sebuah keburukan yang dipertontonkan. Misal, seorang wanita yang main tiktok sambil goyang dua jari. Baik itu dilakukan oleh mereka yang belum berhijab, terlebih lagi bila sudah berhijab syar'i. Gak boleh kita biarkan sambil berkata, "biarin aja, toh nanti juga klo dapat hidayah mreka akan hijrah".
Sebagai seorang muslim, kita punya kewajiban untuk saling mengingatkan. Bukan tentang siapa yang lebih baik, tapi ini tentang pembuktian cinta. Aku yang menuliskan nasihat ini, bukan krna lebih baik dari teman-teman semua, bahkan aku lebih buruk. Tapi, aku mencintai kalian karena Allah.
Nah, buat teman2 yang masih main tiktok, aku pengen nanya nih, "apa sih yang kalian cari lewat bermain tiktok?
Hiburan, Pujian dan populatitas/ ingin eksis?
Menghibur diri tentu boleh saja, bahkan itu sangat dianjurkan selama dilakukan dengan cara yang baik.
Ingin eksis pun boleh saja, tapi jangan sampai membuat dirimu seolah tidak punya rasa malu. Tidak lagi menjaga muruah dan akhlak.
Bila kamu harus mengikuti sesuatu, ingin memposting sesuatu, cobalah tanya pada diri, "manfaatnya apa buat saya? Dan apa hukumnya dalam Islam"?
Banyak cewek-cewek yg ikut-ikutan main tiktok. Mungkin bagi mereka itu keren, kekinian. Ibarat laki-laki yang sedang merokok krna baginya merokok itu keren. Padahal kamu tahu gak, saya pernah bertanya pada banyak laki-laki mengenai pandangan mreka saat melihat cewek yang selfie dan main Tiktok?
Mau tahu jawabannya?
Tapi tlong jangan marah ya.🙏🏻 serius?
Maaf.. "gak punya rasa malu, alay,..dst". Intinya ga baik.
Buat teman-teman cewek, khususnya adik-adik pelajar yang masih doyan main Tiktok sambil goyang dua jari, tahu gak klo apa yg adik lakukan itu justru membuat diri adik (maaf) merendahkan diri sendiri, seolah gak punya rasa malu.
Aku mencintai kalian karna Allah, sebab itu nasihat ini kami sampaikan. Jadilah wanita yg memiliki rasa malu. Malu bila harus mempertontonkan diri sambil goyang dua jari.
Kemuliaan itu bukan saat kita dikenal dan dilihat oleh banyak orang, bukan pula saat mendapat banyak like. Tapi, kemuliaan sejati disaat kita bisa taat kepada-Nya.
Malu adalah akhlak para Nabi , terutama pemimpin mereka, yaitu Nabi Muhammad Saw yang lebih pemalu daripada gadis yang sedang dipingit.
Dan juga Allah Swt sangat Cinta Kepada Orang-Orang Yang Malu.
Rasulullah Saw.bersabda,
“Sesungguhnya Allah itu Maha Pemalu, Maha Menutupi, Dia mencintai rasa malu dan ketertutupan. Apabila salah seorang dari kalian mandi, maka hendaklah dia menutup diri.” (Shahîh: HR.Abû Dawud
(no. 4012), an-Nasâ-i)
Maka dari itu Lihatlah bagaimana ia menjaga pandangannya, bagaimana ia menjaga auratnya, pula lihatlah bagaimana menjaga suaranya, tertawanya pun terkadang ia jaga sedemikian rupa.
Tak ada keshalihahan jika tak ada iman, dan malu adalah sebagian dari iman, serta hendaknya kalian (pria) pilih wanita shalihah yang beriman (baik agamanya) karena itulah sebaik-baiknya perhiasan dunia.
________
saudaramu
Heri Al-Fatih
081245991875
📲kontak diatas untuk diskusi dan tanya-jawab
Nb: akan dijawab bila tidak sibuk

EmoticonEmoticon