Hukum Iaugurasi
====
Assalamu alaikum wr.wb.
_"Kak. Mau tanya, bagaimana hukum ikut serta dalam acara *inaugurasi?* Atau bagaimana jika ikut serta membantu, baik berupa dana atau tenanga"? Mohon jawabannya."_
(Fulan)
*Jawab*
Wa alaikumussalam wr.wb.
Semoga tulisan berikut bisa menjawab pertanyaan diatas.
Baca sampai selesai ya. Silahkan ditanyakan jika ad yg perlu.
-----
*Siapa Bilang Inaugurasi Haram*?
Oleh: Heri Al-Fatih
======
Pernah dengan kata Inaugurasi?
Bagi teman² yang masih duduk dibangku sekolah, mungkin kata Inaugurasi terdengar asing, atau bahkan ada yang baru dengar.
Saya pribadi baru dengar kata inaugurasi setelah duduk di bangku kuliah, juga baru paham kalo inaugurasi itu seperti ini.
Lalu, inaugurasi itu apa sih?
Inaugurasi adalah kata serapan dari bahasa Inggris, dari kata 'Inauguration' yang berarti Pelantikan atau pengukuhan.
Secara istilah, dalam KBBI inaugurasi adalah *pelantikan resmi mahasiswa baru*.
Atau acara resmi untuk memperkenalkan suatu lingkungan baru (malam inaugurasi bagi mahasiswa).
Dengan demikian inaugurasi pada intinya merupakan suatu acara formal yang direncanakan dan memiliki tujuan yang positif.
Jadi, inaugurasi itu POSITIF, BAIK.
Tapi, apakah dalam pelaksanaannya benar-benar positif baik atau positif merusak?
Baik, saya akan menyampaikan bagaimana fakta pelaksanaan inaugurasi dikalangan mahasiswa secara umum.
-inaugurasi identik dengan pementasan seni (seni musik, tari, drama, fashion show, dll)
-dilaksanakan pada malam hari dengan kondisi peserta pria & wanita bercampur baur.
-menghabiskan dana yang sangat banyak. Banyaknya berapa? Di akhir tulisan saya akan jelaskan.
Kurang lebih seperti itulah fakta dari pelaksanaan inaugurasi di kalangan mahasiswa.
Lalu bagaimana Islam memandang hal ini,
Boleh ataukah haram?
Mari kita kaji secara mendalam.
1. Tentang ikhtilath (campur baur). Hal ini jelas telah dilarangan dalam Islam.
Dalam banyak riwayat telah dijelaskan.
*-Abu Usaid Al-Anshari* meriwayatkan bahwa dia mendengar sabda Rasulullah Saw. saat beliau keluar masjid didapatinya laki-laki dan wanita bercampur baur di jalan, beliau bersabda kepada kaum wanita,
اسْتَأْخِرْنَ فَإِنَّهُ لَيْسَ لَكُنَّ أَنْ تَحْقُقْنَ الطَّرِيقَ عَلَيْكُنَّ بِحَافَّاتِ الطَّرِيقِ
_“Menepilah karena kalian tidak layak berada di tengah jalan, hendaknya kalian berada di tepi jalan.”_
Maka seorang wanita menempelkan tubuhnya di dinding hingga bajunya menempel karena saking rapatnya dia dengan dinding tersebut.”
(HR. Abu Daud dalam Sunannya)
*-Dari Ibnu Umar* beliau berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
لَوْ تَرَكْنَا هَذَا الْبَابَ لِلنِّسَاءِ قَالَ نَافِعٌ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ ابْنُ عُمَرَ حَتَّى مَاتَ
_‘Hendaknya kita khususkan pintu ini untuk wanita.’ Nafi berkata, ‘Maka Ibnu Umar tidak pernah masuk lewat pintu itu hingga wafat.”_
(HR. Abu Daud, no. 484 dalam kitab ‘Ash-Shalah, bab Sikap keras dalam masalah ini)
*-Dari Abu Hurairah* dia berkata, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
" خَيْرُ صُفُوفِ الرِّجَالِ أَوَّلُهَا وَشَرُّهَا آخِرُهَا وَخَيْرُ صُفُوفِ النِّسَاءِ آخِرُهَا وَشَرُّهَا أَوَّلُهَا (رواه مسلم رقم 664)
_“Sebaik-baik barisan laki-laki adalah barisan pertamanya dan seburuk-buruknya adalah barisan akhirnya. Sebaik-baik barisan wanita adalah barisan akhirnya dan seburuk-buruknya adalah barisan pertamanya.”_ (HR. Muslim, no. 664)
Ini merupakna dalil-dalil yang sangat terang tentang larangan syariat terhadap terjadinya ikhtilath, maka semakin jauh laki-laki dari barisan wanita, semakin baik baginya, dan wanita yang semakin jauh dari barisan laki-laki, semakin baik baginya.
*Jika masalah seperti ini diberlakukan di masjid padahal ia adalah tempat ibadah yang suci dimana laki-laki dan wanita umumnya menjauh dari perkara yang dapat membangkitkan birahi, maka memberlakukan ketentuan ini di tempat selainnya tidak diragukan lagi bahwa hal tersebut lebih utama.*
Ini keharaman pertama dalam pelaksaan inaugurasi, yaitu ikhtilath.
*2. Penampilan seni tari dan nyanyian wanita*
Allah Swt.telah melarang setiap wanita untuk *bertabarruj,* seperti yang telah dijelaskan dalam QS. 33 ayat 33;
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى
_”Hendaklah kalian (para wanita) tetap di rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj dan seperti tabarruj orang-orang Jahiliyah yang dahulu…”_
(QS. Al-Ahzab: 33)
*Apa itu Tabarruj*?
Dalam kamus *Lisanul Arab”* disebutkan kata “Tabarruj” artinya menampakkan keindahan tubuh wanita pada laki-laki.
*Berikut pendapat para ulama’ tentang arti tabarruj:*
*-Imam Qurthubi* dalam menafsirkan ayat ini berkata, *maka wajib bagi mereka untuk selalu tinggal di rumah, jika ada keperluan yang mendesak untuk keluar maka hendaknya dengan pakaian biasa dan tertutup sempurna.*
Nabi SAW bersabda,
مَثَلُ الَّرَافِلَة في الزِّينَة في غَيرِْ أَهْلِهَا كَمَثَلِ ظُلْمَةٍ يَوْمَ الْقِيَامَة لا نُوْرَ لهَاَ
*Perumpamaan seorang wanita yang memoles diri dengan pakaian perhiasannya bukan untuk suaminya, seperti kegelapan di hari qiyamat yang tidak ada cahaya di dalamnya.*
(HR. Turmudzi)
*Qotadah* berkata, _Tabarruj adalah wanita yang berjalan dengan berlenggak lenggok, maka Allah pun mencegah hal yang demikian._
*Ibnul Jauzi* dalam tafsirnya menyebutkan dua keterangan ulama tentang makna tabarruj,
Pertama, Abu ubaidah,
التبرُّج: أن يُبْرِزن محاسنهن
*“Tabarruj: wanita menampakkan kecantikannya (di depan lelaki yang bukan mahram).”*
Kedua, keterangan az-Zajjaj,
التبرُّج: إِظهار الزِّينة وما يُستدعى به شهوةُ الرجل
*“Tabarruj: menampakkan bagian yang indah (aurat) dan segala yang mengundang syahwat lelaki (non mahram).”*
[Zadul Masir fi Ilmi at-Tafsir, 3/461]
*-Imam asy-Syaukani* berkata,
_“At-Tabarruj adalah dengan seorang wanita menampakkan sebagian dari perhiasan dan kecantikannya yang (seharusnya) wajib untuk ditutupinya, yang mana dapat memancing syahwat (hasrat) laki-laki”_
(Fathul Qadiir karya asy- Syaukani).
Demikianlah pendapat para ulama tentang tabarruj. *Dan setiap wanita yang tampil untuk menari didepan laki-laki yang tidak halal baginya maka dia telah bertabarruj.*
Wanita itu, dilihat dari sisi mana pun sudah menarik perhatian. Tidak perlu ia menari, berjalan didepan laki-laki saja itu sudah bisa menimbulkan daya tarik. Karena memang begitulah fitrahnya. Maka bagaimana bila ia sudah menari didepan laki-laki, berlenggak-lenggok, memamerkan keindahan tubuh, tentu hal ini jauh lebih membangkitkan syahwat bagi para lelaki.
*Dan...semua itu merendahkan kehormatan seorang wanita, khususnya muslimah.*
Suami mana yang ridho bila istrinya diminta untuk menghibur para lelaki dengan tarian?
Dinikmati keindahan tubuhnya, tidak ada.
Laki-laki mana yang rela melihat saudarinya dipertontonkan didepan para lelaki?😢😢
Wanita itu harusnya dijaga dan dimuliakan, karena ia lebih berharga dari emas permata yang dipertontonkan.
Oke...clear ya masalah tarian dan tabarruj.
Next, sekarang tentang *Wanita yang menyanyi didepan laki-laki*, bolehkah? 🤔🤔
Bagi wanita, karena ia sangat mulia banyak hal yang harus dilindungi darinya. Termasuk suara. Maka terdapat ayat khusus yang melarang mereka untuk melemah-lembutkan suara.
Dalam QS. 33 ayat 32 Allah Swt.berfirman,
فَلَا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلًا مَعْرُوفًا
_“Maka janganlah kamu (para wanita) melembutkan suara dalam berbicara, sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik.”_
*Adakah wanita yang menyanyi tidak melemah-lembutkan suara?*, TIDAK ADA.
Terlebih lagi bila lirik lagunya tentang LOVE💗. Dipastikan akan membuat baper yang mendengarnya. Dan kebanyakan lagu seperti itulah yang dinyanyikan wanita dalam acara inaugurasi.
"Kok tahu sih kak"?😊
Iyyalah harus tahu, kan pengamat.😄
Sekalipun saya tidak pernah ikut acara inaugurasi. Tapi, jauh-jauh hari sebelum tulisan ini dibuat, informasi dan fakta tentang pelaksanaan inaugurasi telah saya kumpulkan dari beberapa kenalan.
Bahkan saya diperlihatkan video singkat yang membuat hati ini miris.😢
Diatas panggung dengan desain lighting seperti panggung konser artis gitu. Sementara ditempat penonton disetting gelap. Bila terlihat wajahnya dalam video, kita akan sulit mengenalnya. Disaat seperti itu,
tampillah dua penyanyi. laki-laki dan wanita. Sambil menyanyi, laki-lakinya sambil berjalan mendekati penyanyi wanita dan memberinya setangkai bunga 💐.
"So sweet", gemuruh suara penonton. 🙈🤦🏻♂
Mungkin bagi kebanyakan mahasiswa berkata, "Ah...itu sih biasa aja." Iyya, biasa bagi mereka yang suka maksiat. Tapi bagi mereka yang merindukan taat, *tentu hal ini adalah ajakan maksiat.* Adik-adik MABA yang hadir, awalnya nggak ingin pacaran, ingin jaga diri. Namun, karena melihat adegan seperti itu bisa saja ia terpegaruh dan terjerumus dalam maksiat.
Ada yang lebih parah dari itu. Di penghujung acara inaugurasi, sekitar jam 12 malam. Beberapa laki-laki dan wanita naik ke atas panggung sambil menyanyi dan joget-joget. Wanitanya berhijab pula. 🤦🏻♂Apa semua ini tidak merusak iman dan kehormatan?
Masih tentang nyanyian.
Mungkin ada yang bertanya,
_"Jadi nggak boleh nih wanita menyanyi didepan laki-laki"?_
😊Boleh kok, tapi ada syaratnya. Yaitu, *Jika wanita itu bisa menjamin bahwa suaranya tidak akan membangkitkan syahwat laki-laki yang mendengarnya.*
*Syaikh Wahbah Az-Zuhaili*, berkata:
"Suara wanita menurut mayoritas ulama bukanlah aurat karena dahulu para sahabat Nabi Saw. mendengarkan dari istri-istri Nabi Saw. untuk mempelajari hukum-hukum agama, *tetapi diharamkan mendengarkan suara wanita jika melahirkan gairah dan mendayu-dayu walau pun membaca Al Quran, disebabkan khawatir lahirnya fitnah*.
[Al Fiqhu Al Islami wa Adillatuhu, 1/665]
*Jadi, jika lahir fitnah yaitu lahirnya syahwat misalnya, maka hal itu terlarang*, jika tidak ada fitnah maka tidak apa-apa, walau pun mendengarkan wanita bernyanyi sebagaimana dikatakan oleh Imam Ali Al Qari.
*Syekh Wahbah Az Zuhaili* juga mengatakan: _"Maka, tidaklah diharamkan mendengarkan suara wanita walau wanita penyanyi kecuali jika khawatir terjadinya fitnah."_
Sekarang, adakah wanita yang bisa menjamin bahwa suaranya tidak akan menimbulkan fitnah bagi laki-laki yang mendengarnya, terlebih lagi bila laki-laki itu mendengar sambil melihat penyanyi itu bersolek???
Nggak ada kan wanita menyanyi tanpa gerakan atau bahasa tubuh. Masa iyya menyanyi tapi seperti patung, mustahil.
*Disinilah keharamannya.*
Beda halnya jika hanya mendengar lagu lewat audio tanpa gambar. Meskipun yang terbaik adalah menghindarinya.
Jelas ya, tentang wanita yang menyanyi didepan laki-laki.
Ini keharaman yang kedua.
*3. Inaugurasi sangat boros*.
Beberapa bulan yang lalu, saya bertanya pada salah satu mahasiswa yang kebetulan dia pernah jadi panitia Inaugurasi.
"Dek, berapa dana yang dikeluarkan untuk Inaugurasi tahun ini"?
"Sekitar 25 Juta kak", jawabnya.
😱Wow...
(kaget dalam hati).
Saya pikir itu dana yang sangat banyak. Tapi, beberapa pekan yang lalu saya bertemu dengan kawan karib dari kampus yang berbeda.
Saya menyampaikan bahwa di jurusan ini untuk acara inaugurasi menghabiskan dana sekitar 25 Juta. Teman saya lalu tersenyum 😊 sambil berkata, "Itu sih sedikit akhi... Di kampus kami sampai 75 juta. Bahkan ada dari jurusan yang paling bergengsi, utk acara inaugurasi mereka habiskan dana 100 Juta lebih. 🤦🏻♂🤦🏻♂
Apa bukan pemborosan bila uang 25- 100 Juta habis hanya untuk acara seperti itu. Andai saja setelah acara seluruh peserta pulang dengan membawa ilmu dan menjadikan ia lebih berakhlak mulia, soleh-solehah, okelah. Tapi ini justru sebaliknya, *MERUSAK KEPRIBADIAN* peserta. Mempertontonkan dan mengajarkan maksiat.
Yang lebih memprihatikan buat saya pribadi, uang sebanyak itu sebagian diperoleh dari jeri payah adik-adik MABA.
Mereka 'Dipaksa' oleh senior-senior untuk melakukan penggalangan dana. Terserah mau jual apa saja asalkan halal.
Bagi adik-adik yang tidak penggalangan dana, dianggap tidak solid. Dibully oleh kawan-kawannya atau seniornya.
Dengan penuh semangat, ada pula yang dengan terpaksa. Pergila mereka (adik-adik) MABA melakukan penggalangan dana. Yang kuliah siang, mereka jualan di pagi hari. Yang kuliah pagi, jualan di siang hari sampai jelang maghrib. Bahkan tidak jarang ada yang sampai malam hari. Biasanya mereka kumpul di tempat-tempat keramaian, seperti di Traffic light 🚦🚔🏍. Nggak percaya? Lihat aja nanti jelang Pilpres, eh... *Inaugurasi* maksudnya. 😊
Apa kamu nggak kasihan melihat adik-adik, trkhusus muslimah. Mereka keliling kelas, fakultas, sampai berdiri ditepi jalan dimalam hari hanya untuk penggalangan dana? 🤦🏻♂🤦🏻♂😔😔
Butuh waktu sekitar satu bulan untuk mengumpulkan uang puluhan juta, tapi semua habis dalam hitungan jam. *Apa Nggak BOROS namanya*?
Padahal Allah Saw.telah berfirman,
وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ
"Dan janganlah kamu menggunakan hartamu secara boros.
*Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan"*
[QS.17: 26-27]
*Ibnu Mas'ud* dan *Ibnu 'Abbas* mengatakan, *"Tabdzir (pemborosan) adalah menginfakkan sesuatu pada jalan yang keliru."*
*Qotadah* mengatakan, "Yang namanya tabdzir (pemborosan) adalah mengeluarkan nafkah dalam perbuatan maksiat pada Allah, pada jalan yang keliru dan pada jalan untuk melakukan kerusakan/maksiat"
[Lihat Tafsir Al Qur'an Al 'Azhim ]
Maka jelaslah bahwa infaq atau uang yang dikumpulkan untuk acara Inaugurasi termasuk dalam *tabdzir* (pemborosan). Jika bukan pemborosan, lalu apa?😒
*Kecuali, konten acara dalam Inaugurasi itu tidak ada unsur maksiat.*
Tempat duduk laki-laki & perempuan terpisah.
*Tidak ada penyanyi dan penari wanita.*
*Maka boleh, silahkan.*
Maka siapa saja yang terlibat dalam menyukseskan acara Inaugurasi seperti fakta diatas, baik bantuan dana dan tenaga maka dia pun akan menanggung dosa. *Termasuk senior² yang melatih adik² MABA utk menari akan turut mendapat dosa yang sama.*
Allah Swt. berfirman,
وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
*“Dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.* Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya."
[QS. 5:2]
Ayat ini menunjukkan bahwa terlarang saling tolong menolong dalam maksiat.
Terlebih bila melalaikan sholat hanya karena latihan.
Dosa terbesar bagi yang memiliki kuasa, pemegang kebijakan, tapi justru membiarkan hal tersebut terus terjadi.
Kami ingatkan dgn firman Allah,
إِنَّا نَحْنُ نُحْىِ الْمَوْتَى وَنَكْتُبُ مَاقَّدُموا وَءَاثَارَهُمْ وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنَاهُ فِي إِمَامٍ مُّبِينٍ
"Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang yang mati dan *Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan*. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab induk yang nyata (Lauh Mahfuzh). [Yasin : 12].
Misal, seorang Dosen, Pimpinan Fakultas atau Jurusan. Boleh jadi dia tidak hadir dalam acara inaugurasi, tidak pula memberi bantuan dana, tapi dia yang mengusulkan acara Inaugurasi dan dia tahu bahwa acara tersebut menampilkan hal-hal yang haram, maka orang tersebut akan terus mendapatkan kiriman dosa sampai hari kiamat, meski riwayatnya telah tamat. Kecuali, setelah membaca tulisan ini lalu dia melarang acara tersebut dan bertaubat, insyaaAllah dia akan selamat.
Semoga bermanfaat🙏🏻.
Tugas kami hanya mengingatkan, seperti yang telah Allah jelaskan dalam firman-Nya:
اِنَّمَا تُنْذِرُ مَنِ اتَّبَعَ الذِّكْرَ وَخَشِيَ الرَّحْمٰنَ بِالْغَيْبِ ۚ فَبَشِّرْهُ بِمَغْفِرَةٍ وَّاَجْرٍ كَرِيْمٍ
*"Sesungguhnya engkau hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, walaupun mereka tidak melihat-Nya.* Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia."
[QS.36: 11]
*#BicaraPakeDalil*
*#Radikalromantis*😊
*#BahagiaTakHarusMaksiat*
*#YukNgaji*
*#YukHijrah*
*#YukDakwah*
__________
Akhukum Fillah
081245991875
📲bagi tmn2 yg ingin diskusi, silahkan chat no diatas.
EmoticonEmoticon