oleh: Heri Al-Fatih
===== ==============
Sikap TENANG DAN WIBAWA akan menjadikan seseorang disegani dan disenangi.
Orang yg bersikap tenang dan berwibawa akan mendapatkan sesuatu yg tidak didapatkan orang lain, yaitu kemuliaan, kehormatan dan kepemimpinan.
Orang yg bersikap tenang dan berwibawa akan mendapatkan sesuatu yg tidak didapatkan orang lain, yaitu kemuliaan, kehormatan dan kepemimpinan.
Lalu apa itu Wibawa?
•Al-Jahidz berkata, "Wibawa adalah menahan diri dari berbicara yg berlebihan dan tidak berguna, banyak bergerak dan bekerja sesuai kebutuhan, tidak sering marah, menyimak dgn baik saat ada pertanyaan, tidak tergesa-gesa dlm menjawabnya, dan selalu bersegera dalam segala urusan. [Tahdzib Al-Akhlaq hal.22]
Rasulullah Saw. Memerintahkan agar umatnya memiliki sifat tenang dan wibawa.
Dari Abu Hurairah r.a., Nabi Saw.bersabda, "Jika kalian mendengar iqamah dikumandangkan, maka berjalanlah menuju shalat dan hendaklah kalian berjalan dengan tenang berwibawa dan jangan tergesa-gesa." [HR.Bukhari-Muslim]
Rasulullah Saw. Memerintahkan agar umatnya memiliki sifat tenang dan wibawa.
Dari Abu Hurairah r.a., Nabi Saw.bersabda, "Jika kalian mendengar iqamah dikumandangkan, maka berjalanlah menuju shalat dan hendaklah kalian berjalan dengan tenang berwibawa dan jangan tergesa-gesa." [HR.Bukhari-Muslim]
•Imam An-Nawai berkata, "Perbedaan antara TENANG DAN WIBAWA : Tenang adlah pelan2 dlm bergerak, serta menghindari sesuatu yg sia-sia. Sedangkan wibawa terletak pada bentuk perangai, seperti menundukkan pandangan, menjaga suara dan tidak menoleh kesana kemari." [Fath al-Bari, 2/139]
Kewibawaan itu muncul dari rasa malu dan kesopanan.
•Al-Qurthubi berkata, "Malu itu bisa mendorong pemiliknya pada sikap wibawa, baik dalam arti menghormati orang lain atau wibawa dalam dirinya sendiri." [Fath Al-Bari, 10/538]
Semoga Allah karuniai kita sikap TENANG DAN WIBAWA.

EmoticonEmoticon